Wednesday, November 25, 2015

Arti Pengharapan

Apakah 'Pengharapan' itu ?

Banyak dari kita yang sering berpengharapan, berharap akan sesuatu hal yang ingin kita capai. Namun tidak sedikit orang yang melenceng dari firman kristus dalam memenuhi pengharapannya. Mereka tidak tahu bagaimana jalan yang benar dalam berpengharpan dikarenkan defini pengharpan yang berbeda dari persepsi mereka.


Pengharapan

Pengharapan merupakan proses penantian terhadap hal-hal yang akan terjadi 'nanti' dalam kehidupan manusia. Pengertian 'nanti', di sini menyangkut kehidupan manusia sebelum dan sesudah mati. Pengharapan itu selalu berorientasi kepada hal-hal yang futuris (yang akan datang).

Pengharapan Kristen diletakkan pada Yesus Kristus yang adalah Allah dan Juru Selamat manusia. Paulus menuding dengan keras orang-orang yang meletakkan pengharpannya diluar Kristus sebagai suatu yang 'tak tentu'

" Peringatkanlah kepada orang-orang kaya di dunia ini agar mereka jangan tinggi hati dan jangan berharap pada sesuatu yang tak tentu seperti kekayaan, melainkan pada Allah yang dalam kekayaan-Nya memberikan kepada kita segala sesuatu untuk dinikmati." - 1 Timotius 6:17

Berharaplah seperti yang Allah kehendaki, 1 Timotius 6:17 menjadi himbauan Kristus atas keserakahan manusia. Manusia hanya lebih mementingkan keinginan daingnya, tanpa memperhatikan dampak dari keserakahannya. Mereka lupa alasan mereka menjadi orang kaya, malah mereka terus berharap agar lebih dan lebih lagi dalam mengumpulkan harta.

Kita jangan mendasarkan pengharapan masa depan kita pada usaha, kekuatan dan kemampuan pribadi manusia, tetapi selaku orang Kristen kita mendasarkan pengharapannya pada Allah yang hidup, yang bertindak dan yang campur tangan dalam segala liku-liku hidup manusia. Allah selalu dan sungguh-sungguh menepati segala janji-janji yang pernah diucapkannya kepada manusia.

Untuk itu bersyukurlah dengan apa yang kamu punya, dan berpengharapanlah seperti yang Tuhan kehendaki. Kita ini hanyalah titik kecil yang Ia ciptakan, percayalah hidup kita diatur oleh-Nya.

Tuesday, November 24, 2015

Pendidik Sejati

Pendidik Sejati

" Saudara-saudaraku, janganlah banyak orang diantara kamu mau menjadi guru; sebab kita tahu, bahwa sebagai guru kita akan dihakimi menurut ukuran yang lebih berat. " - Yakobus 3:1

Hari ini tepatnya tanggal 25 November, bangsa Indonesia memperingati hari guru nasional yang ke-70. Bangsa indonesia serentak memperingatinya atas jasa yang telah diukir oleh semua guru yang ada di Indonesia

Guru, pekerjaan yang tidak mudah bukan ? Dengan tujuan yang cukup mulia mendidik bangsa menjadi lebih maju,dan menjadi kunci dari keberhasilan suatu negara.

Namun tujuan mulianya malah diinjak-injak oleh generasi penerus. Menggangap mereka semua hanya sebagai pelengkap didalam kehidupan dan menghiraukan cita-cita yang ingin mereka capai.

"Orang yang bisa membuat semua hal yang sulit menjadi mudah dipahami, yang rumit menjadi mudah dimengerti, atau yang sukar menjadi mudah dilakukan, itulah pendidik sejati." - Ralph Waldo Emerson.

Mereka adalah orang-orang terpilih yang dipercayakan negara untuk menyempurnakan adonan-adonan yang belum sempurna. Namun apa nyatanya, mereka sudah berusaha namun tetap adonan-adonan tadi tetap menjadi adonan yang alot.

Coba renungkan Yakobus 3:1, diayat ini terdapat kejanggalan yang harus kita simak.

"Saudara-saudaraku,janganlah banyak orang diantara kamu mau menjadi guru..."

Mengapa demikian ? Sahabat kristus tahukah kalian menjadi guru itu tidak mudah. Mereka mengemban beban yang sangat berat. Mereka harus dapat memajukan bangsa karena mereka adalah kunci dari keberhasilan bangsa.

"...dihakimi menurut ukuran yang lebih berat", seorang guru pasti harus siap untuk dihakimi, mendapat kritikan dan berbagai hinaan dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Sadarlah garuda muda! Hargai niat baik mereka selama 70 tahun ini, jika anda ingin pintar maka dengarkan guru anda. Menjadi guru bukan tugas yang mudah, mereka harus siap untuk menanggung berbagai resiko diluar pemikiran kalian. Jangan sia-siakan tujuan baik mereka.

Selamat Hari Guru buat para guru-guru yang ada di Indonesia !

Jalan Yang Terang


" Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku." - Filipi 4:13

Baca sejenak dan renungkan !

'Masalah' kata yang melengkapi hidup, begitu saya mengartikan masalah. Seorang pengikut kristus pastinya identik dengan kata yang disebut 'masalah'. Termasuk saya sendiri, masalah terus saja menerpa saya. Bahkan sudah saya coba untuk mengelak namun masalah tetap saja berada didalam hidup saya dan kembali menghantui saya.

Siapa coba yang ga punya masalah ? Sejak dalam kandungan saja pun kita sudah memiliki masalah. Namun yang mengecewakan adalah banyak orang mengeluh terhadap masalah. Mereka lebih memilih untuk mengelakkannya daripada menghadapinya. Bahkan ada yang sampai mengutuk Tuhan dikarenakan masalah yang tiada henti menerpanya.

Waduw itu sih namanya udah kacau, yah buat kalian yang punya sifat seperti itu sebaiknya bertobat ya, pasalnya masalah yang kita hadapi itu bukan karena Tuhan, namun kita sendiri yang membuatnya. Bayangkan saja, kita yang menciptakan masalah,namun kita yang mengeluh kepada masalah. Bagaimana coba ? Sungguh aneh bukan ?

Filipi 4:13, menjelaskan bahwa perkara yang ada pada kita dapat dengan mudah kita tangani hanya didalam Kristus. Mengapa demikian ? Itu karena "Dia yang memberi kekuatan kepadaku", kita tidak hanya bisa mengandalkan kekuatan kita sendiri. Kekutan manusia terbatas namun kekuatan Tuhan tanpa batas. Disini saya hanya ingin menegaskan kita bukan apa-apa tanpa kuasa Dia.

Namun dari beberapa kasus yang saya liat banyak orang yang cenderung menghindari masalahnya dan memilih untuk mengandalkan kekuatan duniawi dalam menghadapi masalahnya, ya salah satunya Narkoba.

Ini sih udah salah besar ya ga ? Sadar bro masalah itu dihadapin bukan dihindarin !

Jalan Yang Terang, begitu saya menyebutnya. Masalah ibarat jalan yang sangat gelap, membuat kita tidak dapat berjalan dan melewatinya. Namun, melalui Filipi 4:13, Tuhan menjanjikan jalan yang terang bagi kamu yang mau mengandalakannya. Dengan demikian apa yang kamu pilih ? Jalan yang gelap atau Jalan yang terang ?

Tuhan sudah menawarkan jasanya, sekarang tergantung kepada Anda sekalian, mau atau tidak mempergunakan jasanya ?.

Hanya saja ingat selalu andalkan Tuhan dalam berbagai perkara, karena sesungguhnya dia memiliki rencana yang lebih indah diluar pemikiran kita semua.

Kisah Hebat Abisai dan Benaya


Ada yang mengenal kedua tokoh ini ?

Saya pastikan 90% diantara kalian belum mengenalnya. Kedua tokoh ini adalah orang-orang yang memberikan kontribusi penting bagi Daud. Pasalnya mereka berdua merupakan salah satu pasukan hebat yang dimiliki Daud.

Sebelumnya saya pernah membuat artikel mengenai Pasukan Elite Daud. Nah mereka berdua ini merupakan komandan dari pasukan tersebut. Abisai dan Benaya salah satu komandan tentara Daud yang memiliki kesetian dan keberanian yang luar biasa.

Untuk itu saya akan menjelaskan mengenai Abisai, salah satu komandan hebat yang dimiliki Daud. Abisai merupakan adik dari Yoab, orang yang kemudian diangkat menjadi panglima angkatan bersenjata dalam pemerintahan Daud. Abisai menjadi terkenal karena behasil membunuh tiga ratus tentara musuh didalam satu pertempuran dengan menggunakan sebilah tombak, yang lebih sulit digunakan dari pada sebuah pedang. Wow sungguh luar biasa keahlian yang dimiliki Abisai. Anda dapat membayangkan bagaimana seorang seperti Abisai dapat menghabiskan tiga ratus musuh hanya dengan menggunakan sebilah tombak.

Namun yang lebih kejam dari Abisai adalah Benaya. Ini adalah orang yang anda inginkan untuk berada disamping kita ketika terjadi suatu perkelahian.


'' Selanjutnya Benaya bin Yoyada, anak seorang yang gagah perkasa, yang besar jasanya, yang berasal dari Kabzeel; ia menewaskan kedua pahlawan besar dari Moab. Juga pernah ia turun ke dalam lobang dan membunuh seekor singa pada suatu hari bersalju.Pula ia membunuh seorang Mesir, seorang yang tinggi perawakannya lima hasta tingginya; di tangan orang Mesir itu ada tombak seperti pesa tukang tenun, tetapi ia mendatanginya dengan tongkat, merampas tombak itu dari tangan orang Mesir itu, lalu membunuh orang itu dengan tombaknya sendiri.'' - 1 Tawarikh 11:22-23


Selain kejam Benaya juga memiliki keberanian yang sungguh luar biasa. Keberaniannya ini juga didukung oleh keahliannya dalam berperang, sehingga membuat Daud mengangkat Benaya menjadi seorang komandan terhadap pasukan elitenya.

Seberapa beraninya ia? Anda dapat membayangkannya Benaya berani menghadapi musuh yang tingginya kira-kira 2,3 meter dengan hanya menggunakan sebuah tongkat. Ia berdiri dihadapan musuh yang seperti raksasa hanya dengan membawa sebatang tongkat kayu, merampas tongkat musuh dan menikamnya dengan tongkatnya sendiri. Tentara yang sunggu luar biasa. Keberanian yang setara dengan keahliannya.

Kisah yang hebat bukan ? Abisai dan Benaya, tidak salah Daud mempercayakan mereka untuk menjadi seorang komandan didalam pasukan elite yang dibentuknya. Bukan hanya berani dan ahli mereka juga sangat setia kepada Daud, mengabdi dan rela mengorbankan nyawanya demi Daud.

Sungguh luar biasa bukan kisah Abisai dan Benaya, tokoh-tokoh yang ada di Alkitab yang baik untuk anda simak dan anda ketahui kehebatannya.

Sunday, November 22, 2015

Kata Alkitab, Ular Memiliki Kaki !

Ular Cobra

Siapa yang tidak mengenal hewan yang satu ini, hewan yang tidak disukai oleh banyak masyarakat, namun tidak sedikit pula yang menggemari hewan yang satu ini. Sepengetahuan kita, hewan ini berjalan dengan menggunakan perutnya, ya alias tidak memiliki kaki.

Namun ada apa dengan judul artikel saya kali ini ? Mengapa saya mengatakan bahwa ular memiliki kaki ? Apa bukti bahwa ular memiliki kaki ?

Disini saya menyebutkan bahwa pada awal penciptaannya ular memiliki sebuah kaki. Mengapa demikian ? mungkin Anda bertanya seperti itu. Untuk itu coba kita baca ayat alkitab yang satu ini !

Sesudah itu Tuhan Allah berkata kepada ular itu, "Engkau akan dihukum karena perbuatanmu itu; dari segala binatang hanya engkau saja yang harus menanggung kutukan ini : Mulai sekarang engkau akan menjalar dengan perutmu, dan makan debu seumur hidupmu. - Kejadian 3:14

Masih ingat saat Allah menghukum Adam, Hawa, dan Ular ?, Namun perhatikan hukuman Allah terhadap ular. Coba baca kembali ayat tesebut !

"Mulai sekarang engkau akan menjalar dengan perutmu"
Begitulah salah satu hukuman yang dilontarkan Allah kepada ular. Di dalam hukuman Allah ini terdapat kalimat 'mulai sekarang', apa maksudnya ?

Menurut saya kalimat tersebut menjelaskan bahwa pada awal penciptaannya ular memiliki sebuah kaki. Kaki pada ular tersebut digunakan untuk berjalan, sama seperti hewan-hewan yang lain. Namun dikarenakan kesalahan yang dilakukan ular, Allah mengutuk ular dan mengambil kembali kakinya, dan membuat ular menjalar menggunakan otot-otot perutnya.

Bukti ini bukan hanya didapat melalui alkitab, bukti ini juga diperkuat melalui beberapa penemuan. Para ilmuan mengklaim bahwa nenek moyang ular memilki sebuah kaki. Hal ini didapati dari beberapa penelitian dengan metode anatomi dan genetika. Temuan para ilmuan menunjukkan bahwa sekitar 128 juta tahun yang lalu, ular memiliki sebuah kaki.

Alkitab bukan hanya menjelaskan mengenai Firman Tuhan saja, namun Alkitab juga dapat menjelaskan mengenai sejarah yang ada dan terjadi pada masa lampau. Untuk itu semua tergantung kepada kita apakah kita ingin percaya atau tidak. Kami berani menyajikan informasi ini dikarenakan bukti yang kami dapat melalui Alkitab.

Jika Anda mempunyai pendapat yang berbeda, anda dapat menempatkan pendapat anda didalam kolom komentar. Terima Kasih

Ajaran Yang Sempurna


 

" Mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi mereka yang mencaci kamu." - Lukas 6:28

" Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar dan kamu akan menjadi anak-anak Allah Yang Mahatinggi, sebab Ia baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan terhadap orang-orang jahat." - Lukas 6:35

Tetapi Aku berkata kepadamu: "Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu."
- Matius 5:44

Mengapa saya mengambil ketiga ayat ini ?

Coba bacalah ketiga ayat tersebut, masing-masing ayat ini memiliki kesamaan yang cukup jelas. Mengasihi musuh kita, begitulah perintah diantara beribu perintah yang Tuhan utarakan kepada umatnya. Poin yang sangat penting, dan sangat berat dalam menjalankannya. Tetapi ini adalah salah satu ajaran orang kristen yang menarik perhatian untuk menjadi renungan bagi kita semua. Memang masih banyak ayat alkitab yang menjelaskan mengenai mengasihi musuh kita, namun saya hanya mengabil ketiga ayat ini saja.

Poin penting dari ayat ini adalah Mengasihi Musuh Kita. Mengapa saya menyebutnya sebagai ajaran yang sempurna?. Saya berependapat bahwa makna dari ayat ini sungguh luar biasa. Mengasihi orang yang kita benci, apakah anda dapat membayangkannya ?

Bagaimana pendapat anda ?

Kita semua pasti memiliki musuh yang membuat kita sangat enggan untuk melihatnya. Namun Tuhan bersihkeras dan menghimbau umatnya untuk saling mengasihi terutama terhadap musuh yang kita benci.

Mengapa banyak ayat Alkitab yang menjelaskan poin ini ? Saya berpendapat bahwa ini merupakan poin penting dalam kehidupan orang percaya. Dimana sebagai orang kristen poin ini harus melekat di dalam diri kita. Setelah saya pantau, menurut saya tidak ada ajaran maupun kepercayaan lain yang membuat poin ini sangat penting didalam kehidupan. Menurut saya poin ini hanya dipertegas di dalam ajaran kristus, bahkan seperti yang saya sebutkan banyak ayat Alkitab yang membahas mengenai poin ini.
Bukti nyata yang dari mengasihi musuh telah dilakukan oleh Yesus Kristus . Ini dibuktikan menjelang detik-detik penyalibannya . Tuhan Yesus tidak memendam sedikitpun rasa benci terhadap kita umatnya.

Bahkan setelah dihina, diludahi, direndahkan dan dicambuk, Tuhan Yesus tidak pernah sedikit memendam kebencian terhadap kita umatnya. Padahal kita tahu dengan satu patah kata saja dunia mungkin langsung gentar terhadap kuasanya.

Bukti ini tercatat di Alkitab melalui perkataannya di kayu salib !

Yesus berkata: " Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat." Dan mereka membuang undi untuk membagi pakaian-Nya. - Lukas 23:34

Anda dapat membayangkannya perkataan yang sungguh luar biasa. Tidak ada manusia yang mampu mengungkapkan perkataan indah tersebut setelah diperlakukan secara hina.

Ajaran yang sempurna,begitu saya menyebutnya, kesempurnaan itu dapat terwujud jika kita dapat menggenapinya.

Saturday, November 21, 2015

Kisah Nuh ( Kejadian 6-9)

Bahtera Nuh


Salah satu kisah yang sangat menarik dalam alkitab ialah kisah Nuh. Beberapa pembaca dan bahkan penulis menjuluki dirinya sebagai pahlawan air bah. Hal itu dapat dimaklumi, sebab ketika Tuhan mendatangkan air bah ke bumi ini, hanya Nuh dan keluarganya yang selamat dari antara manusia sejamannya.

Alkitab menyaksikan bahwa Nuh adalah seorang Bapa yang beriman dan selalu hidup bergaul dengan Tuhan. Ia seorang Bapa yang selalu berusaha membimbing anggota keluarganya agar senantiasa hidup di dalam rasa syukur dengan mentaati seluruh perintah-perintah Tuhan. Dengan sikap hidupnya yang sedemikian rupa, Nuh dan keluarganya mendapat karunia di mata Tuhan. (Kejadian 6:8 ; 7:5).

Nuh, istrinya dan ketiga orang anaknya Sem, Ham, Yafet dengan masing-masing istrinya, sangat berbeda dengan orang-orang di lingkungannya. Semua orang-orang di bumi sudah bergelimang dosa, terkecuali keluraga Nuh. Mereka tetap hidup sesuai dengan perintah Tuhan dan terus bergaul dengan Tuhan.

Sewaktu Nuh berusia 480 tahun, Allah memberitahukan kepadanya bahwa Allah akan memusnahkan seluruh umat manusia dari muka bumi. Sebelum hal itu terjadi, Nuh di perintahkan Allah untuk membangun sebuah bahtera, yang di dalamnya Nuh akan menyelamatkan keluarganya beserta hewan-hewan pilihan yang ditentukan.

Mungkin terdengar gila bukan ? Nuh diperintahkan Allah tanpa mengetahu kapan air bah itu akan diturunkan. Selain itu yang menjadi masalahnya, bagaimana cara Nuh untuk mengumpulkan dan mendata semua hewan yang ada dimuka bumi ini. Dan bagaimana Nuh dapat memberi makan semua hewan selama air bah diturunkan ?

Masalah-masalah tersebut yang mungkin Nuh alami, namun satu hal yang saya ketahui saat Nuh disuruh Allah, Nuh tidak mengeluarkan sepatah kata pun untuk bertanya dan membantah.

Sebeum peristiwa kedatang air bah terjadi, berulang kali Nuh masih berusaha menasehati orang-orang disekelilingnya supaya bertobat, tetapi orang-orang tersebut tidak menghiraukan nasehatnya, malah mereka malah mengejek dan mentertawakan Nuh yang dianggap sudah gila.

Setelah bahtera yang dibuat Nuh sudah siap, Allah memerintahkan Nuh beserta hewan-hewan untuk masuk kedalam bahtera. Lalu Allah menurunkan hujan tanpa henti selama 40 hari 40 malam ( Kejadian 7:4, 12, 17) dan terbelahnya segala mata air samudera raya dan terbukanya tingkap-tingkap langit ( Kejadian 7:11 )





Bumi dipenuhi oleh air bah yang membuat seluruh manusia berdosa talah mati. Diperkirakan bumi tergenang air bah selama 150 hari, dan mulai surut secara perlahan selama 224 hari. Dan bagian yang paling saya suka adalah, ketika Allah mengikat janji dengan Nuh. Anda dapat membayang bagaimana istimewanya Nuh dimata Allah. Allah mengikat perjanjian dengan Nuh bahwa tidak akan membinasakan manusia untuk kedua kalinya dan memberikan pelangi sebagai tanda perjnjian ( Kejadian 8:21, 22 ; 9:9-11 ; 9:12-17, Yesaya 54:9, 10 )

Rencana Allah memang diluar akal manusia, anda dapat membayangkan bagaimana perasaan Nuh saat Nuh diberikan tugas yang sangat berat untuknya. Mendapat tekanan psikis terhadap orang disekitarnya, dan tidak mendapat kepastian kapan air bah akan diturunkan.

Kita harus belajar dari Nuh, Nuh tidak pernah mengeluh sedikit pun. Tanpa berpikir Nuh langsung melakukan apa yang Allah kehendaki. Karena imannya itu, Allah akhirnya mempercayai Nuh dan mengikat janji dengan Nuh. Menjadikan Nuh sebagai manusia yang istimewa.

Alasan Orang Kristen Harus Bersyukur

Bersyukur

Hidup bersyukur !
Kalimat ini mungkin sangat familiar di telinga kita orang-orang kristen. Didalam kehidupan orang kristen, pasti kita tidak pernah terlepas dari yang namanya masalah. Masalah yang terus menjadi musuh besar kita, membuat kita terdorong untuk menyelesaikannya. Namun faktanya banyak diantara masalah kita tidak sesuai dengan apa yang kita harapakan. Untuk itulah kita harus bersyukur, bersyukur dalam hasil yang kita peroleh dari kerja keras kita sendiri. Bersyukur juga dapat diartikan sebagai tindakan dimana seseorang akan menerima apapun yang ia dapatkan melalui usahanya baik itu yang sesuai dengan harapan ataupun ataupun yang jauh dari harapan.

Namun yang menjadi pertanyaan kita adalah Mengapa kita harus bersyukur? dan Apa alasan kita bersyukur?

Berdasarkan kesaksian Alkitab dan belajar dari pengalaman hidup beberapa tokoh Alkitab, kita dapat mengetahui beberapa alasan bersyukur dan ciri-ciri orang yang bersyukur dalam suka dan duka. Alasan tersebut telah kami rangkum dan kami sajikan dalam artikel kali ini.

Alasan untuk bersyukur dalam suka dan duka



    1.    Manusia telah diciptakan segambar dengan Allah, yang menjadikan manusia sebagai makhluk ciptaan yang tertinggi dan istimewa dari segala makhluk ciptaan Allah. ( Kejadian 1:27 ; Mazmur 8:6-7 ).

    Menurut saya ini adalah alasan yang paling utama dikarenakan kita adalah cipataanny dan Tuhan mempunyai hak untuk mengatur sendiri cipataanya. Untuk itu pantaslah bagi kita untuk bersyukur terhadapa sang pencipta.

    2.    Berkat dan kasih karunianya yang besar ( 1 Tawarikh 16:34 ; Mazmur 106:1 ; Yohanes 3:16 ; 2 Korintus 9:15 ).

    Kehidupan kita semuanya diatur oleh Tuhan, tanpa berkat dan karunianya bisa dibilang kita bukanklah apa-apa tidak lebih dari makhluk yang hina. Bukti nyata dari kasih karunia Allah adalah melalui matinya Yesus diatas kayu salib. Itu merupakan bukti nyata berkat dan kasih yang sungguh luar biasa bagi manusia. Untuk itulah kita harus bersyukur.

    3.    Tuhan Yesus telah mengalahkan dunia dan berkuasa atasnya ( Matius 28:18 ).

     Kita ibarat seorang pelayan di dalam dunia ini. Dunia ini bukan milik kita, kita tidak memiliki hak untuk menyombongkan diri atas apa yang telah kita perbuat atas dunia ini. Pasalnya hanya Tuhan sajalah yang cukup berkuasa akan dunia ini. Bukti nyata dari kuasa Tuhan adalah Tuhan Yesus yang telah mengalahkan maut .Yesus membuktikan bahwa Ia adalah orang yang berkuasa. Dia dapat menentang maut dan mengendalikan seluruh isi dari dunia ini. Untuk itu kita harus bersyukur karena hanya karena kasihnya saja kita dapat seperti ini.

    4.    Roh kudus memberi kuasa kepada orang percaya ( Kisah Para Rasul 1:8 ).

    Percaya dengan kuasa roh kudus ? Kuasa roh kuduslah yang mengatur apa yang kita lakukan pada saat ini. Untuk itulah kita harus bersyukur. Tuhan yang mahakuasa telah memberikan kita segelintir kuasanya melalui roh kudus yang menjadi perantaranya.

    5.    Allah memberi kemampuan kepada kita untuk melawan kejahatan (Yesaya 40:32 ; Efesus 6:13).

    Allah menciptakan manusia dengan sangat sempurna. Ia menciptakan kita dengan perasaan yang membuat kita dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Untuk itulah kita bersyukur, dengan adanya perasaan kita dapat menentang dan melawan kejahatan. Jadi kita dapat mengetahui apakah itu dosa atau bukan , jadi tetaplah bersyukur selama kita masih diberi kemampuan untuk melawan kejahatan.

    6.    Allah mempunyai maksud tersendiri bagi kehidupan kita dalam keadaan suka maupun duka (Yeremia 29:11).

    Rencana Allah indah pada waktunya ! Jadi untuk apa kita risau dan khawatir ?. Kita hanyaperlu berusaha dan bersyukur akan apa yang terjadi pada hidup kita. Pasalnya Allah masih memiliki ribuan rencana yang sangat indah yang siap Ia persiapakan buat kita.

    7.    Allah tidak pernah menimpakan sesuatu masalah diluar kemampuan manusia dalam menanggungnya ( Mazmur 46:2-4 ).

    Allah tidak pernah memberikan masalah kepada manusia. Melainkan manusia sendiri yang menimbulkan masalah terhadap dirinya. Namun walaupun manusia sendiri yang menciptakan masalahnya, Tuhan tidak pernah berhenti untuk berperan dalam hidup kita. Allah selalu memberikan masalah pasti selalu sejalan dengan kemampuan kita. Untuk itu kamu tidak perlu risau, dan terus  bersyukur atas segala masalah yang sedang kita hadapi.

    8.    Allah memberi kekuatan kepada orang percaya menanggung segala perkara dan kesulitan ( Filipi 4:13 ; Mazmur 12:1-4 ).

    Bukan hanya dengan campur tangan Allah. Allah juga memberikan kita semua kekuatan dalam menanggun segala perkara dan kesulitan.

    9.    Allah tidak pernah membiarkan orang beriman larut dalam suka dan duka tapi menjadikan pengalaman kita sedemikian rupa menjadi alat untuk mendatangkan kebaikan dan mendewasakan iman kita ( Roma 8:28 ; 1 Korintus 13:11 ; Kolose 4:12 ; Ibrani 5:14 ).

    Yap dalam masalahnya, Allah tidak ingin membiarkan manusia dalam terlalu larut dalam keadaan senang maupun sedih. Allah ingin agar kita selalu mengandalkan-Nya dan selalu bersyukur kepada-Nya.

    10.    Tuhan Yesus menyertai orang percaya senantiasa hingga akhir zaman ( Matius 28:20 ).

     Alasanya yang terakhir adalah karena kasih Tuhan Yesus yang terus kita rasakan. Bahkan Tuhan Yesus berjanji akan menyertai kita hingga pada akhir zaman. Jadi untuk apa kita khawatir ? Kita hanya perlu bersyukur dengan segala rencananya dan percaya itu adalah yang terbaik.

    Manusia merupakan makhluk yang tidak berdaya tanpa bantun Allah. Untuk itu janganlah kita sombong, kita bukanlah apa-apa tanpa kasihnya. Kita hanyalah seorang hamba yang cuma menumpang didalam dunia yang telah Ia cipatakan. Untuk itu janganlah kamu lupa bersyukur dan prioritaskan bahwa semua yang kamu capai bukan karena usahamu sendiri, namun semua itu hanya karena kehendak Allah.

    Friday, November 20, 2015

    Bukan Ditelapak Tangan !


    Siapa disini yang belum pernah melihat film Sun of God, ataupun film-film yang mengisahkan tentang penyaliban Tuhan Yesus yang lain. Didalam film ini selalu digambarkan bahwa saat disalibkan, tangan dan kaki Tuhan Yesus akan dipaku. Namun banyak persepsi yang menyatakan ketidaksetujuan terhadap sistem dari penyaliban tersebut, terutama pada bagian pemakuan  tangan Yesus. Dimana pemakuan tangan Yesus dilakukan pada bagian telapak tangan, yang membuat banyak orang tidak setuju terhadap pernyataan tersebut.

    Mengapa demikian ? Mengapa banyak orang yang tidak menyetujuinya ?

    Menurut beberapa penelitian, dinyatakan bahwa mustahil telapak tangan manusia yang sudah dipaku dapat menahan beban dari pada orang itu sendiri.Dikarenakan pada telapak tangan tidak adanya tulang yang dapat menyanggang berat badan dari orang yang disalibkan. Untuk itu Jika dipaku pada telapak tangan, telapak tangan dapat robek atau koyak karena tidak ada tulang yang dapat menahan paku dari tarikan kebawah oleh bobot badan orang yang disalibkan.

    Lalu bagaimana proses penyaliban tangan Tuhan Yesus ?

    Diklarifikasi bahwa pemakuan tangan Tuhan Yesus tidak di paku pada bagian telapak tangan. Melainkan pada bagian pergelangan tangan. Hal ini dapat dibuktikan secara ilmiah dikarenakan di bagian pergelangan tangan tedapat ruang kosong diantara kedua tulang  tangan, yang memungkinkan paku dapat menembus tangan dari orang yang disalib.

                                   

    Selain itu jika pemakuan dilakukan dipergelangan tangan, pergelangan tangan dapat menahan  paku dari tarikan kebawah oleh bobot badan orang yang disalibkan. Hal ini memungkinkan karena paku dapat ditahan oleh tulang pergelangan tangan. Sehingga pernyataan ini dapat diterima secara logika. Dalam pembahasannya, tangan dalam bahasa Yunani dapat diartikan sebagai pergelangan tangan.

    Pernyataan ini hanya sebuah persepsi dari pemikiran manusia, yang dibuktikan secara logika. Belum ada bukti jelas mengenai proses dari penyaliban Tuhan Yesus. Untuk itu menurut logika penyaliban Tuhan Yesus tidak dilakukan pada bagian telapak tangan, melainkan pada bagian pergelangan tangan. Silahkan tinggalkan komentar jika anda memiliki pendapat yang lain !

    Pasukan Elite Daud 'Tiga Puluh Kepala Pasukan'


    Ada yang mengatuhi tentang sebutan "tiga puluh kepala pasukan"?. Masih ingat mengenai kisah Daud ? kisah dari seorang gembala sampai menjadi seorang raja. Mungkin kalian mengetahuinya, namun taukah kalian bahwa didalam kisahnya terdapat sebuah pasukan khusus yang Daud bentuk yaitu ''tiga puluh kepala pasukan". 

    Pada mulanya, Daud membentuk sebuah kelompok yang terdiri dari kira-kira empat ratus orang laki-laki, dan diantara mereka terdapat "pasukan" sejati yang oleh Alkitab disebut "tiga puluh kepala pasukan". Ini adalah kelompok pasukan elite yang terdiri dari pejuang-pejuang yang luar biasa, dan banyak dari anggota kelompok ini ditugaskan oleh Daud untuk memimpin pasukannya yang sedang bertumbuh. Dari antara mereka, ada tiga jendral hebat. Alkitab mencatat fakta tentang pejuang yang membantu Daud ini.

    Inilah nama para pahlawan yang mengiringi Daud: Isybaal, orang Hakhmoni, kepala triwira; ia mengayunkan tombaknya melawan delapan ratus orang yang tertikam mati dalam satu pertempuran. 

    Dan sesudah dia, Eleazar anak Dodo, anak seorang Ahohi; ia termasuk ketiga pahlawan itu. Ia ada bersama-sama Daud, ketika mereka mengolok-olok orang Filistin, yang telah berkumpul di sana untuk berperang, padahal orang-orang Israel telah mengundurkan diri.

    Tetapi ia bangkit dan membunuh demikian banyak orang Filistin sampai tangannya lesu dan tinggal melekat pada pedangnya. TUHAN memberikan pada hari itu kemenangan yang besar. Rakyat datang kembali mengikuti dia, hanya untuk merampas.

    Sesudah dia, Sama, anak Age, orang Harari. Ketika orang Filistin berkumpul di Lehi--di sana ada sebidang tanah ladang penuh kacang merah - dan tentara telah melarikan diri dari hadapan orang Filistin,

    maka berdirilah ia di tengah-tengah ladang itu, ia dapat mempertahankannya dan memukul kalah orang Filistin. Demikianlah diberikan TUHAN kemenangan yang besar.
    - 2 Samuel 23:8-12

    Jika kita membacanya dengan saksama, kita dapat mengetahui kehebatan dari pasuka elite Daud ini. Kepahhlawanan luar biasa yang kadang dilupakan oleh semua orang. Membunuh delapan ratus orang pasukan dalam satu pertempuran adalah hal yang sulit dilakukan. Anda dapat membayangkannya, Sang pahlawan dapat membunuh delapan ratus orang terlatih dan terampil hanya dengan sebilah pedang.

    Misalkan saja ia membunuh satu orang musuh setiap satu menit. maka ia menghadapi musuh dalam pertempuran satu lawan satu, tanpa henti, selama lebih dari tiga belas jam !

    Dapat kita bayangkan sungguh luar biasa berkat Tuhan akan pasukan-pasukan Daud ini. Mereka selalu mengandalkan Tuhan dalam setiap pertempuran dan memperoleh hasil yang manis, semua itu karena berkat yang diberikan Tuhan.

    Siapakah Bezaleel dan Aholiab ?


    Ada yang kenal dengan dua orang tersebut. Banyak diantara kita pasti tidak mengetahui kedua orang ini. Mereka merupakan tokoh alkitab, yang kurang mendapatkan perhatian didalam perannya di dalam Alkitab.

    Siapakah mereka ? Menurut Alkitab, mereka adalah tukang-tukang bangunan yang dipanggil oleh Tuhan untuk membangun Kemah Pertemuan yang asli. Mereka tampil sebagai teladan yang baik dari orang-orang menarik yang dilupakan oleh semua orang. Keberadaaan mereka mungkin kurang mendapatkan perhatian,mungkin dikarenakan perannya yang dianggap bukan merupakan peran yang istimewa.
     
    Orang-orang yang tercatat di dalam Alkitab, pasti merupakan orang-orang yang cukup berpengaruh dalam kehidupan orang kristen. Tuhan mengganggap Bezaleel dan Aholiab adalah orang penting yang Ia percayakan dalam segelintir rencananya.
     
    Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: " Lihat, telah Kutunjuk Bezaleel bin Uri bin Hur, dari suku Yehuda, dan telah Kupenuhi dia dengan Roh Allah, dengan keahlian dan pengertian dan pengetahuan, dalam segala macam pekerjaan, untuk membuat berbagai rancangan supaya dikerjakan dari emas, perak dan tembaga; untuk mengasah batu permata supaya ditatah; untuk mengukir kayu untuk bekerja dalam segala macam pekerjaan. Juga aku telah menetapkan di sampingnya Aholiab bin Ahisamakh, dari suku Dan; dalam hati setiap orang ahli telah Kuberikan keahlian. Haruslah mereka membuat segala apa yang telah Kuperintahkan kepadamu. " - Keluaran 31:1-6
     
    Alkitab dipenuhi dengan orang-orang yang luar biasa namun kadang kala tidak diperhatikan oleh pembacanya. Banyak orang yang hanya memperhatikan tokoh-tokoh yang terkenal saja dan melewatkan mereka yang kurang terkenal. Untuk itu bacalah alkitab dengan saksama dan temukan tokoh-tokoh alkitab luar biasa yang lain.

    God Or Gadget ?


     God or Gadget ?

    Akan terasa aneh jika masih ada orang muda yang tidak memiliki handphone atau jenis gadget yang lainnya pada zaman modern ini. Orang tersebut pasti akan diberi julukan gaptek, culun, ga gaul, dll. Modernitas memang telah membentuk karakter baru dalam pribadi manusia masa kini, orang-orang terus berlomba untuk memiliki sejumlah gadget untuk menunjukkan nilai-nilai dirinya dihadapan orang lain. Seolah-olah nilai diri hanya bergantung kepada gadget dengan nominal yang harus dikeluarkan untuk membeli gadget.

    Lantas apakah yang kita pilih God or Gadget ? , Tuhan atau Gadget ? Pertanyaan ini mungkin akan menjadi pertanyaan yang paling jitu dalam menguji iman seseorang. Lantas apakah yang harus kita lakukan ? Apakah kita tidak harus memiliki gadget ?
     
    " Daniel berketetapan untuk tidak menajiskan dirinya dengan santapan raja dan dengan anggur yang biasa diminum raja; dimintanyalah kepada pemimpin pegawai istana itu, supaya !a tak usah menajiskan dirinya. " - Daniel 1:8

    Salah satu tokoh alkitab yang menjadi panutan kali ini adalah Daniel. Daniel memilih untuk menajiskan dirinya dari santapan yang biasa dihidangkan raja Nebukadnezar. Santapan dan anggur yang dihidangkan raja adalah yang terbaik, namun ditolak oleh Daniel dan teman-temannya ( Baca : Daniel 1:1-8 ). Daniel lebih memilih untuk tidak menajiskan santapan yang dihidangkan raja. Ia lebih memilih untuk taat kepada kristus dan menjalankannya perintahnya.

    Lantas bagaimana dengan kita?

    'Hidup adalah pilihan' , demikian yang dikatakan oleh Andar Ismail dalam satu buku 'Seri Selamat'. Ada banyak tawaran yang ada di dunia Ini. Sertiap hari kita harus memilih, memilih pilihan yang kita anggap menyenangkan. Salah satu tawaran dalam kehidupan masa kini adalah gadget.
    God or Gadget ? Allah menawarkan kehidupan dan dunia menawarkan gadget. Mana yang dipilih ? Ucapan mengaku memilih God, namun tindakan mencerminkan gadget-lah yang menang. Penggunaan gadget dalam kehidupan mungkin akan sangat membantu, namun jangan biarkan gadget yang memperbudak kita. Perbudaklah gadget dalam memanfaatkan manfaatnya sebaik-baiknya.

    Melalui kisah Daniel tadi kita diajak untuk menjadi pemilih yang bijaksana. Memilih dengan bijak, memutuskan dengan bijak, dan bertindak dengan bijak karena dengan kebijaksanaan, kita akan tetap mampu mengandalkan Tuhan dalam arus modernitas ini.

     

    Siapa Penemu Sistem Penyaliban ?

    Salib

    Tuhan Yesus dihukum mati dengan cara penyaliban. Kita tahu saat Tuhan Yesus hendak disalib Ia harus melakukan beberapa proses, salah satunya adalah mengangkat sendiri kayu salibnya.  Proses penyaliban terhadap memiliki beberapa sistem yang membuat seseorang yang disalibkan akan merasakan kematian secara menyakitkan.

    Lantas menurut kalian, siapakah yang telah menemukan sistem penyaliban ini ? siapakah yang membuat bentuk eksekusi yang paling kejam ini ? Mungkin pertanyaan tesebut banyak terpikirkan oleh beberapa manusia di bumi ini.

    Cara penyaliban ini sudah lama ditemukan oleh orang-orang Persia. Orang-orang Persia menciptakan eksekusi yang mengerikan ini pada tahun 400-300 SM. Namun pada tahun 313 M, orang-orang Romawi kembali menyempurnakan hukuman ini dan menjadikan hukuman ini sebagai salah satu eksekusi yang cukup menyakitkan.

    Umumnya eksekusi ini hanya dilakukan terhadap penajahat-penjahat dengan tingkat kejahatan yang cukup tinggi. Lantas mengapa Yesus disalibakan ? Untuk mengetahui mengapa Yesus juga disalibkan ?, Anda dapat membacanya di Kejanggalan Pemeriksaan Atas Yesus . Dimana Yesus disalibkan bukan karena Ia bersalah namun terdapat kejanggalan-kejanggalan yang membuat dia harus disalibkan.

    Esensi dari penyaliban ini bukanlah mengenai dari kematian itu sendiri, melainkan mengenai penyiksaan dan penderitaan selama Ia disalibkan. Dengan demikian kematian merupakan satu-satunya hal yang sangat diinginkan oleh orang yang disalib.

    Untuk itu dapatkah anda membayangkan bagaimana penderitaan Tuhan Yesus selama Ia menjalani proses penyaliban ?


    Kejanggalan Pemeriksaan Atas Yesus


    Orang kristen mengetahui bahwa Tuhan Yesus telah mati untuk menebus dosa-dosa manusia. Melalui kasihnya Tuhan Yesus rela dipaku diatas kayu salib, menderita dan mati demi menyelamatkan umat manusia dari belenggu dosa. Kita tahu bawha Tuhan Yesus tidak bersalah, lantas kenapa Ia harus dihukum mati ?
    Yap dibalik kejadian tersebut, terdapat beberap kejanggalan pemeriksaan atas Tuhan Yesus yang membuat Dia harus dihukum mati. Untuk itu langsung saja kita akan membahasnya !

    Tuhan Yesus mengalami pemeriksaan yang tidak sesuai dengan hukum-hukum yang berlaku. Kejanggalan pemeriksaan akan Yesus dimulai dari rumah Imam Besar Kayafas, dimana ahli-ahli Taurat dan tua-tua bangsa Yahudi mencari saksi-saksi palsu sebagai alasan untuk menghukum mati Yesus.

    Saksi-saksi yang diajukanpun tidak memenuhi persyaratan dalam hukum Taurat. Hukum Taurat menegaskan untuk mengajukan 2 atau 3 saksi yang benar sesuai dengan ketentuan hukum Taurat yang berlaku, namun persyaratan ini tidak dilakukan.

    " Satu orang saksi saja tidak dapat menggugat seseorang mengenai perkara kesalahan apapun atau dosa apapun yang mungkin dilakukannya; baru atas keterangan dua atau tiga orang saksi perkara itu tidak disangsikan. " - Ulangan 19:15

    " Atas keterangan dua atau tiga orang saksi haruslah mati dibunuh orang yang dihukum mati; atas keterangan satu orang saksi saja janganlah ia dihukum mati. " - Ulangan 17:6

    " Banyak juga orang yang mengucapkan kesaksian palsu terhadap Dia,tetapi kesaksian-kesaksian itu tidak sesuai yang satu dengan yang lain." - Mazmur 14:56

    Pemeriksaan terhadap Yesus seharusnya hanya bisa dilakukan ditempat yang biasa dilakukan, yaitu di tempat pertemuan Sanhedrin.Namun pemeriksaan akan Yesus malah dilakukan di rumah Imam Besar Kayafas.

    Kejanggalan yang terjadi lagi adalah dimana hak Yesus untuk membela diri tidak diakui. Yesus tidak diberi sedikitpun kesempatan untuk membela diri. Tuhan Yesus hanya terus berserah dalam menjalani pemeriksaannya.

    Saudara yang terkasih, bahkan sebelum proses penyaliban dimulai, Tuhan Yesus sudah mendapatkan berbagai hinaan dan penderitaan yang terus menerus diberikan manusia kepadanya. Ia tidak melawan sedikit pun, padahal kita tau dengan perkataannya saja seluruh dunia dapat tunduk kepadanya. Untuk itu renungkanlah ini betapa mulianya Tuhan kita dan betapa hinanya diri kita.

    Tuhan Yesus Memberkati !