Sunday, January 31, 2016

10 Orang Luar Biasa di Dalam Alkitab

Add caption

Alkitab banyak menceritakan kisah-kisah yang luar biasa didalam kehidupan pada zaman dahulu. Berbagai kejadian yang mungkin sangat jarang kita jumpai dalam kehidupan zaman sekarang. Kisah-kisah yang luar biasa ini memang sudah direncanakan oleh Allah. Melalui perpanjangan tangannnyalah Allah dapat menciptakan kisah yang luar biasa yang telah tercatat didalam Alkitab. Perpanjangan tangan Allah, awalnya bukanlah orang-orang yang luar biasa. Namun karena kehendak Allah-lah, mereka dipakai untuk menjalankan rencana luar biasaNya. Karena kisah merekalah, orang-orang ini dapat kita kenal akan kisahnya yang patut untuk anda simak.

Bukan karena kemampuan mereka namun karena kekuatan Allah-lah mereka dapat mendapat predikat sebagai orang-orang hebat dalam Alkitab. Orang-orang ini telah kami rangkum sebagai 10 Orang hebat dalam Alkitab.

1. Adam dan Hawa

Adam dan Hawa

Yang pertama adalah Adam dan Hawa, kami menggabungkan kedua tokoh ini dikarenakan peranNya yang cukup berkesan dalam awal mula kehidupan di dalam dunia ini. Mereka dikenal sebagai pemimpin dari manusia. Mereka tidak dilahirkan namun diciptakan secara langsung oleh Allah sendiri. Ini yang membuat kedua tokoh ini patut kita simak sebagai pemimpin dari umat manusia. Walaupun tidak bisa dipungkir, bahwa karena ulah merekalah kita akhirnya jatuh kedalam dosa. Namun tetap saja, predikat mereka sebagai pemimpin umat manusia tidak bisa kita pungkiri.

2. Abraham

Abraham
Kedua kami memasukan Abraham. Siapa yang tidak kenal tokoh satu ini, tokoh yang dikenal dengan julukan 'Bapa Orang Percaya'. Mengapa kami memasukkan Abraham kedalam jajaran 10 orang luar biasa dalam Alkitab ini? Dikarenakan gelarNya sebagai bapa orang percayalah kami memasukkan Abraham kedalam predikat ini. Abraham memiliki keistimewaan dibandingkan umat manusia yang lain. Mengapa? Karen bisa dibilang Abraham merupakan teman terdekat Allah diantara manusia yang lain. Allah sering berkonsultasi dengan Abraham bahkan mengikat
janji dengan Abraham. Untuk itulah kami menancapkan namanya.

3. Nuh

Nuh
Kisah Nuh mungkin sudah banyak yang mendengarNya, salah satu tokoh yang mungkin hampir sama dengan Adam dan Hawa sebagai orang yang mencegah kepunahan bumi. Kisahnya yang sungguh luar biasa ini yang membuatnya sangat kita kenal. Jasanya dan pengorbanannya dalam membentuk Bahtera yang membuat Nuh sangat berjasa bagi dunia. Alkitab menyebutkan bahwa tidak ada penjelasan yang cukup bagi Nuh dalam membentuk Bahtera dan kapan deadline dari proses pembentukannya. Namun karena Nuh percaya kepada Allah, ia akhirnya sangat berjasa bagi dunia. Sama dengan Abraham, Nuh jug dianggap istimewa bagi Allah, karena Allah menganggap Nuh sebagai orang yang istimewa dan Allah mengikat janji dengan Nuh.

4. Musa

Musa
Musa adalah Tokoh selanjutnya, merupakan pemimpin yang sangat hebat dalam membawa bagsa Israel pergi dari Tanah Mesir menuju Tanah Kanaan. Musa banyak melakukan banyak mujizat dalam memimpin bangsa Israel. Membelah Laut Merah, mengeluarkan air dari batu, dan beberapa mujizat lainnya. Namun karena kesalahan dan keangkuhannya, ia tidak dapat memimpin bangsa Israel menuju tanah kanaan. Namun kehebatannay banyak tercatat dalam Alkitab. Musa juga orang yang dipercaya Allah dalam memberikan batu berisi hukum taurat. Bukan hanya itu, keistimewaannya Musa juga mendapat kesempatan melihat punggung Allah yang pada akhirnya membuat dia buta.

5. Daud

Daud
Seorang daud, dikenal sebagai orang kerdil yang mengalahkan raksasa. Yap, kisah Daud yang mengalahkan Goliat cukup populer kita dengar, bahkan kita semua hampir mengetahuiNya. Kisah hebatNya bukan hanya karena itu saja, Daud juga dipilih sebagai Raja menggantikan Raja Saul. Seorang yang biasa-biasa saja dipilih Allah sebagai seorang raja ditengah bangsa yang besar. Daud hampir sama dengan Abraham, ia merupakan seseorang yang sangat berkenan dihadapan Allah. Bukan hanya itu saja,ia juga digambarkan hampir serupa dengan Tuhan Yesus. Mengapa demikian ? Di dalam Kisah Para Rasul 13:22, disebutkan bahwa Tuhan mengangkat Daud sebagai orang yang berkenan di hatinya, "...Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan dihati-Ku dan yang melakukan segala kehendak-Ku." Kalimat ini juga diucapkan saat kelahiran Kristus. Bisa dibilang Daud hampir setara dengan Kristus karena hanya mereka berdua tokoh alkitab yang bereknan di hati Allah.

6. Salomo

Salomo
Tokoh yang cukup terkenal dan hampir dikenal oleh seluruh orang percaya. Salomo anak dari Daud yang mendapat predikat sebagai orang yang sangat pintar dan bijaksana pada zamannya. Menurut saya Salomo layak mendapat predikat sebagai tokoh yang hebat dikarenakan kepintaran dan kebijaksanaannya. Diceritakan dalam Alkitab bahwa Salomo merupakan raja yang sangat berhasil. Diceritakan didalam Alkitab bahwa Salomo diklaim sebagai Raja paling kaya diantara semua raja yang ada. Karena kekayaannya, diceritakan bahwa seluruh perabotan rumah tangganya terbuat dari emas murni. Bukan hanya itu, karena kekayaannya, Bait Allah yang salomo dirikan juga terbuat dari emas.

7. Yusuf Anak Yakub dan Daniel

Daniel
Saya tidak akan menceritakan mengenai kisah mereka berdua, namun saya akan menceritakan alasan mengapa merek mendapat predikat ini. Yusuf dan Daniel merupakan orang biasa yang takut akan Tuhan. Mereka memiliki kemampuan yang cukup hebat. Yusuf dan Daniel dapat mengartikan mimpi seseorang. Karena kemampuan merekalah, mereka akhirnya menjadi orang yang hebat. Yusuf diangkat sebagai Perdana Menteri dan menjadi tangan kanan raja, Dinegeri orang lain. Daniel juga diangkat sebagai orang yang dipercaya raja dan menjadi tangan kanan raja. Mereka berdua merupakan orang-orang yang hebat pada masanya.

8. Elia dan Henokh

Elia
Kedua orang ini merupakan orang-orang benar yang tercata didalam Alkitab. Keunggulan mereka bukan karena bakat ataupun jabatan mereka. Mereka terkenal karena kisahNya yang sangat luar biasa. Mereka adalah manusia hidup yang dipercaya dan diangkat Allah langsung untuk naik kesurga. Namun menurut pengertian-pengertian yang saya baca, Henokh dan Elia tidak diangkat kesurga. Mengapa ? Injil Yohanes mengatakan bahwa "Tidak ada seorangpun yang talah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia." - Yoh 3:13. Ini menyebutkan bahwa mereka tidak diangkat kesurga, melainkan ketempat penantian. Mereka menanti saat dimana Yesus yang telah mati, besama-sama dengan orang-orang yang berada ditempat penantian, untuk bangkit dan bersama-sama dengan Kristus naik kesurga.

9. Maria dan Yusuf

Maria dan Yusuf
Keistimewaan mereka memang tidak terlalu mencolok, namun mereka layak mendapat gelar ini dikarenakan mereka adalah orang tua Yesus Kristus. Mereka dipercaya sebagai wadah dalam kelahiran Yesus Kristus. Rencana akan kelahiran Mesias tidak mungkin direncanakan secara sembarangan. Maria dan Yusuf mungkin dianggap berbeda dari umat yang lain, ini yang membuat mereka berdua sepesial. Bukan hanya itu, anda dapat membayangkan hidup bersama-sama dengan Mesias, dan memiliki anak seorang Mesias mungkin itu diluar dugaan kita umatnya.

10. Yesus Kristus

Yesus Kristus
Yap,yang terakhir adalah Yesus Kristus. 'raja dari segala raja'; 'Mesias'; ' Sang Juruselamat'; 'Anak Domba'; dan banyak julukan yang dapat kita lihat dari Alkitab. Keistimewaannya, ya mungkin kita sudah mengetahuinya. Tuhan yang menjelma sebagai manusia, itulah tuhan kita Yesus Kristus. Kehebatannya sudah sangat banyak kita jumpai, melakukan berbagai mujizat, banyak melayani dan berkhotbah. Dan kasih paling luar biasa adalah kemurahan hatinya yang mati demi menebus dosa umat Manusia.

Ya sahabat semua, itulah tadi orang-orang hebat yang kisah dan kehebatannya tercatat didalam Alkitab. Orang-orang tersebut bukan mendapat kehebatan mereka sejak dari lahir. Berkat iman dan kepercayaan mereka kepada Allah, (kecuali Yesus Kristus) mereka mendapat kekuatan yang membuat mereka dapat melakukan hal yang luar biasa.

Hebat bukan ? Itulah kuasa Tuhan kita, membuat yang tidak mungkin menjadi mungkin, membuat yang tidak ada menjadi ada. Itulah Allah kita.

Saturday, January 30, 2016

Perbedaan Baptisan Yohanes dengan Baptisan Dalam Nama Yesus

Baptisan Yohanes
Siapa disini yang belum di baptis? Pasti beberapa ataupun semuanya pasti sudah di baptis. Kata 'Baptisan' mungkin sudah sering kita dengar. Baptisan dikenal sebagai sakramen inisiasi Kristen yang melambangkan pembersihan dosa. Baptisan juga melambangkan kematian besama Yesus. Dengan masuk kedalam air, orang yang dibaptiskan itu dilambangkan telah mati. Ketika ia keluar lagi dari air, hal itu digambarkan sebagai kebangkitan kembali.

Salah satu Tokoh Alkitab yang sering kita dengar sebagai seorang pembaptis adalah Yohanes Pembatis. Yohanes pembaptis adalah seorang guru dan penginjil terkenal di Provinsi Iudaea yang dicatat riwayatnya dalam bagian Perjanjian Baru di Alkitab. Menurut kepercayaan Kristen, Yohanes merupakan utusan Allah yang mendahului Yesus Kristus. Yohanes juga orang yang dipercayakan sebagai orang yang akan membaptis Yesus.

Dalam baptisan Yohanes terdapat perbedaan terdapat perbedaan yang cukup jelas dibandingkan dengan baptisan dalam nama Yesus. Untuk itu mari kita baca ayat Alkitab yang ada di bawah ini.


Matius 3:7-12

3:7 Tetapi waktu ia melihat banyak orang Farisi dan orang Saduki datang untuk dibaptis, berkatalah ia kepada mereka: "Hai kamu keturunan ular beludak. Siapakah yang mengatakan kepada kamu, bahwa kamu dapat melarikan diri dari murka yang akan datang? 3:8 Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan. 3:9 Dan janganlah mengira, bahwa kamu dapat berkata dalam hatimu: Abraham adalah bapa kami! Karena aku berkata kepadamu: Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini! 3:10 Kapak sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api. 3:11 Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api. 3:12 Alat penampi sudah ditangan-Nya. Ia akan membersihkan tempat pengirikan-Nya dan mengumpulkan gandum-Nya ke dalam lumbung, tetapi debu jerami itu akan dibakar-Nya dalam api yang tidak terpadamkan."


Lukas 3:3-11

3:3 Maka datanglah Yohanes ke seluruh daerah Yordan dan menyerukan: "Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu, 3:4 seperti ada tertulis dalam kitab nubuat-nubuat Yesaya: Ada suara yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya. 3:5 Setiap lembah akan ditimbun dan setiap gunung dan bukit akan menjadi rata, yang berliku-liku akan diluruskan, yang berlekuk-lekuk akan diratakan, 3:6 dan semua orang akan melihat keselamatan yang dari Tuhan. " 3:7 Lalu ia berkata kepada orang banyak yang datang kepadanya untuk dibaptis, katanya: "Hai kamu keturunan ular beludak! Siapakah yang mengatakan kepada kamu melarikan diri dari murka yang akan datang? 3:8 Jadi hasilkanlah buah-buah yang sesuai dengan pertobatan. Dan janganlah berpikir dalam hatimu: Abraham adalah bapa kami!  Karena aku berkata kepadamu: Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini! 3:9 Kapak sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, akan ditebang dan dibuang ke dalam api. " 3:10 Orang banyak bertanya kepadanya: "Jika demikian, apakah yang harus kami perbuat? " 3:11 Jawabnya: "Barangsiapa mempunyai dua helai baju, hendaklah ia membaginya dengan yang tidak punya, dan barangsiapa mempunyai makanan, hendaklah ia berbuat juga demikian."


Kedu ayat ini merupakan khotbah Yohanes dalam membaptis dan memberitakan kabar keselamatan. Berdasarkan khotbah Yohanes, ada satu perbedaan mendasar dengan yang dijelaskan dalam khotbah Yesus. Khotbah Yohanes merupakan ancaman, sedangkan khotbah Yesus adalah kabar baik. Khotbah Yohanes adalah suatu tahapan dalam perjalanan. Dia sendiri sadar bahwa dia hanya menunjuk kepada seseorang yang akan datang kemudian.

Matius 3:11

3:11 Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api. 

Lukas 3:16

3:16 Yohanes menjawab dan berkata kepada semua orang itu: "Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia yang lebih berkuasa dari padaku akan datang dan membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak. Ia akan membaptis kamu dengan Roh kudus dan dengan api..  
Khotbah Yohanes merupakan tahap yang penting, sebab ada dua tahap dalam kehidupan religius. Pertama, tahap dimana kita sadar akan kekurangan kita dan pantas menerima penghukuman Allah. Tahap ini erat menggabungkan satu usaha keras untuk berbuat lebih baik dan tidak dapat dielakkan lagi menemui kegagalan, sebab kita mencoba dengan kekuatan sendiri.

Kedua, tahap ini di mana kita datang untuk melihat, bahwa melalui anugerah Yesus Kristus hukuman kita telah dibuang . Hampir sama dengan tahapa itu, ialah saat ketika kita menemukan bahwa semua usaha untuk berbuat lebih baik dikuatkan oleh pekerjaan Roh Kudus, yang olehnya kita sanggup melakukan yang tidak pernah kita lakukan sendiri.

Baptisan Yohanes hanya memiliki sedikit perbedaan dengan baptisan dalam nama Yesus. Seperti yang telah saya sebutkan, perbedaan ini terdapat dan terlihat dari cara penyampaiannya. Dalam menyampaikan khotbahnya Yohanes sedikit menekan dengan ancaman namun dengan maksud yang baik sedangkan Tuhan Yesus sendiri berkhotbah dengan lembut yang dipenuhi Roh Kudus.

Perbedaan ini juga terlihat dari penyampaian nama, dalam baptisan Yohanes, tidak dilihat bahwa Yohanes menggunakan nama siapapun, namun dalam baptisan Yesus, dipergunakan tiga nama, Bapa, Putera dan Roh Kudus .Ketika baptisan Kristen mempergunakan atas nama Bapa, Putera dan Roh Kudus maka harus dimaknai bahwa seseorang yang dibaptis telah diterima sebagai anggota keluarga kerajaan Allah didalam Yesus Kristus.

Perbedaan juga ditujukan pada tempat pembatisan dan tujuan pembaptisan itu sendiri. Dalam baptisan Yohanes, proses pembaptisan hanya dilakukan di sungai Yordan. Baptisan Yohanes hanya sebagai tanda dari pertobatan. Orang-orang harus dibaptis jika hendak bertobat. Namun dalam Baptisan Yesus tempat diadakannya baptisan dilakukan di berbagai tempat ataupun tidak ditujukan hanya pada satu tempat. Baptisan Yesus bersifat lebih luas, karena bukan hanya sebagai tanda pertobatan, namun juga sebagai tanda bahwa kita milik Kristus.

Perbedaan akan baptisan ini bukan menjadikan baptisan Yohanes ini buruk. Kedatangan Yesus kedunia ini bukan hanya untuk menebus dosa manusia, namun juga memperbaiki ataupun menyempurnakan sistem dan nubuat yang ada. Salah satunya adalah Pembaptisan.

Mengapa Kristus Harus Lahir di Dalam Bangsa Israel ? Ini Jawaban Kami !

Kelahiran Kristus

Alkitab menjelaskan kepada kita bahwa kelahiran Yesus sudah dinubuatkan. Dalam kitab Perjanjian Lama, dikatakan bahwa Sang Mesias akan lahir ditengah-tengah orang Yahudi, ataupun Bangsa Israel. Kelahiran Yesus Kristus di tengah-tengah bangsa Israel bukan hanya sebuah kebetulan semata, ataupun terdapat unsur ketidaksengajaan. Kedatangan Bapa dalam wujud Kristus tentu saja sudah direncanakan sedemikian rupa jauh sebelum Janji tersebut dinubuatkan.

Lantas mengapa harus bangsa Israel? Mengapa Mesias harus lahir ditengah-tengah bangsa Israel? Mengapa tidak di negara kita? Anda dapat membayangkannya, jika saja Yesus Kristus lahir di tengah-tengah kita, Bangsa Indonesia dan menjadi bangsa pilihannya. Mungkin kehidupan kita saat ini dapat berputar 180 derajat. Anda dapat membayangkannya !

Salah satu keistimewaan kelahiran Kristus adalah karena kelahirannya sudah dinubuatkan ratusan tahun sebelumnya. Kelahiran sang mesias sudah dinubuatkan dibeberapa kita Perjanjian Lama yang mungkin beberapa diantara kita mengetahuinnya

Beberapa nubuat yang kami angkat dari alkitab,

Yang pertama, janji Allah kepada Abraham saat Tuhan mengatakan Ia akan memberkati umatnya melalui garis 'olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.'



"Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat." - Kejadian 12:3

Disini Allah menceritakan renacanNya, bahwa melalui keturunan Abraham, Sang Juru Selamat akan lahir.

Kedua, Yesaya menubuatkan bahwa dari keturunan Daud-lah akan datang raja di atas segala raja.

'' 1Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah. 2Roh Tuhan akan ada padanya, roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan Tuhan; 3ya, kesenangannya ialah takut akan Tuhan. Ia tidak akan menghakimi dengan sekilas padang saja atau menjatuhkan keputusan menurut kata orang. 4Tetapi ia akan menghakimi orang-orang lemah dengan keadilan, dan akan menjatuhkan keputusan terhadap orang-orang yang tertindas di negeri dengan kejujuran; ia akan menghajar bumi dengan perkataannya seperti dengan tongkat, dan dengan nafas mulutnya ia akan membunuh orang fasik." - Yesaya 11:1-4

Dari generasi Abraham selanjutnya, yaitu Daud, melalui Yesaya Allah menjelaskan janjiNya kepada Daud. Bahwa dari keturunannya Raja dari Segala Raja akan datang kedunia.

Ketiga, Nabi Mikha mengatakan Yesus akan lahir di Betlehem.

''Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memeriintah Israel, yang permulaaNya sudah sejak purbakala,sejak dahulu kala.'' - Mikha 5:1

Ini menjelaskan nubuat yang sudah Jelas menjadikan bahwa Bangsa Israel akan menjadi tempat Mesias lahir.

Masih banyak lagi nubuat-nubuat yang dapat kita jumpai di dalam Alkitab, mulai dari Janji Allah bahwa keturunan Hawa akan menghancurkan si ular (Kejadian 3:15) sampai kedalam Kelahiran Sang Juru Selamat. Semuanya disusun demikian rupa oleh Allah kita dalam persiapan kelahiranNya dalam wujud manusia.

Menurut kami, Alasan Yesus Kristus lahir ditengah-tengah Bangsa Israel dikarenakan janji-janji Allah yang telah dinubuatkan oleh beberapa tokoh alkitab. Kehendak Allah-lah yang membuat Bangsa Israel menjadi bangsa pilihan. Bangsa pilihan yang dikehendaki akan menjadi wadah tempat Kristus lahir. Mulai dari janji Allah terhadap Adam, Abraham, Daud, sampai kepada Maria, membuat Yesus Kristus lahir di Israel.

Jadi, kehendak Allah sendirilah yang menentukan Ia hendak lahir dimana. Tentu saja rencana kelahiranNya tersebut tidak ditutupi oleh Allah sendiri. Allah memberikan beberapa titik terang mengenai kelahiran Juru Selamat, agar manusia siap dalam menyambutNya.


Wednesday, January 27, 2016

Alasan Allah Membiarkan Adam dan Hawa Memakan Buah Terlarang

Iblis Menggodai Adam dan Hawa


Awal mula kejatuhan manusia kedalam dosa dimulai melalui perbuatan Adam dan Hawa yang tidak taat pada perintah Allah. Melalui godaan ular, Hawa terpikat untuk memakan buah pengetahuan yang dilarang Allah, lalu memberikannya kepada Adam. Akibat perbuatan Adam dan Hawa, mereka berdua dan seluruh keturunannya akhirnya jatuh kedalam dosa.

Lantas timbul suatu pertanyaan yang dapat kita ambil melalui kisah Adam dan Hawa.

Kita tau bahwa Allah adalah Tuhan kita, Allah yang maha adil, maha pengampun, maha penyayang, maha tau dan Allah yang luar biasa. Allah yang maha tau, jika memang Allah maha tau, pastinya Allah sudah mengetahui  apa yang akan terjadi kepada Adam dan Hawa kedepannya. Allah pasti tau jika pada akhirnya Adam dan Hawa akan jatuh kedalam dosa. Lantas mengapa Allah membiarkannya ?

Untuk itu coba kita baca sebentar ayat Alkitab dari Kejadian 2:16-17

Kejadian 2:16-17

"Lalu Tuhan Allah memberi perintah ini kepada manusia: "Semua pohon dalam taman ini boleh kau makan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kau makan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati."


Dalam Kejadian 2:16-17, Pertama, Allah memberikan sebuah penawaran dan pilihan kepada Adam dan Hawa. Jika Allah tidak memberi mereka pilihan pada dasarnya Adam dan Hawa hanyalah sebuah robot, yang tidak dapat memutuskan dan hanya patuh pada perintah orang yang menciptakannya. Untuk itu Allah memberikan mereka sebuah pilihan, untuk melihat pilihan apa yang mereka pilih. Apakah pilihan yang menyesatkan atau pilihan yang menguntungkan ?

Kedua, dalam Kejadian 2:16-17, Allah memberika sebuah sanksi yang cukup keras dan terang-terangan untuk penawaran yang Allah ajukan. Dalam penawarannya Allah tidak memberikan sanksi atau hukuman sedikitpun terhadap penawaran untuk memakan semua buah yang ada di Taman Eden. Namun Allah mengecam dengan keras dan terang-terangan mengenai hukuman atau dampak yang akan mereka peroleh jika mereka memakan Buah dari Pohon Pengetahuan yang Baik dan Jahat.

Namun dampak yang Allah berikan jika mereka memakan buah terlarang tidak didengarkan oleh Adam dan Hawa. Iman mereka goyah terhadap godaan iblis dalam rupa ular. Iblis terlebih dahulu menggodai Hawa, lalu memberikannya kepada Adam, Kejadian 3:6-7

Kejadian 3:6-7

"Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikan juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya. Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat.''


Kehadiran iblis dalam mencobai Adam dan Hawa bukan sekedar kebetulan, Allah mengijikan iblis untuk mencobai Adam dan Hawa untuk mebuat mereka memilih. Disini Allah memberikan kebebasan bagi merek untuk memilih yang menjadikan bukti bahwa mereka berdua segambar dan serupa Allah. Namun pilihan yang mereka perbuat malah bertentangan dengan perintah Allah, yang membuat mereka jatuh kedalam dosa.

Pada dasarnya, kejatuhan manusia kedalam Dosa bukan karena Buah yang telah mereka makan, melainkan ketidaktaatan Adam dan Hawa terhadap perintah Allah. Allah menawarkan sebuah pilihan dan membiarkan iblis mencobai merek dengan maksud untuk menguji mereka. Apakah mereka taat dan mendengarkan perintah Allah atau malah sebaliknya. Memakan buah pohon itu merupakan bentuk nyata dosa yang tidak mau mendengarkan perintah dari Allah.

Jadi Alasan Allah membiarkan Adam dan Hawa memakan Buah Terlarang bukan karena Allah tidak menyanyangi manusia melainkan ingin Menguji Manusia, Apakah mereka taat dan mendegarkan perintah Allah atau malah sebalikanya.

Ciri-Ciri Jemaat Kristen

Jemaat Kristen

Kali ini saya akan membahas mengenai kriteria yang harus dipenuhi Jemaat Kristen. Jemaat kristen pastinya harus lebih baik dan tampil beda dibandingkan oleh orang-orang yang berada disekitarnya. Ciri-ciri ini dapat kita peroleh melalui ayat Alkitab Kisah Para Rasul 2:42-47


Kisah Para Rasul 2:42-47



Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa,
     Maka ketakutanlah mereka semua, sedang rasul-rasul itu mengadakan banyak mujizat dan tanda. Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama, dan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing. Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti dirumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.

Dalam perikop ini kita dapat mendapatkan satu ringkasan yang jelas tentang karakteristik jemaat perdana,

1. Ia adalah sebuah Gereja yang belajar

Mereka tetap melakukan apa yang diajarkan oleh rasul-rasul. Salah satu bahaya besar dari Gereja adalah melihat kebelakang, bukannya kedepan. Oleh karena kekayaan Kristus yang tidak terbatas itulah, kita harus melangkah maju ke depan. Kita hanya membuang-buang waktu saja bila kita tidak mempelajari sesuatu yang baru, atau kalau kita tidak lebih mendalam tentang hikmat dan anugerah Allah.

2. Ia adalah sebuah Gereja yang bersekutu
Ia memiliki apa yang dikatakan orang dengan kualitas terbaik dari kebersamaan. Nelson menjelaskan salah satu kemenangannya dengan mengatakan, "Saya senang memiliki suatu perkumpulan persaudaraan." Gereja baru merupakan Gereja yang sebenarnya hanya bila merupakan suatu ikatan persaudaraan.

3. Ia adalah sebuah Gereja yang berdoa

Orang-orang Kristen saat itu sadar bahwa tidak mungkin mereka dapat hidup dengan bersandar pada kekuatan sendiri dan bahwa mereka tidak perlu demikian. Mereka selalu datang ke hadirat Allah sebelum mereka melangkah di dunia ini. Mereka sanggup meghadapi masalah-masalah kehidupan sebab mereka pertama-tama bertemu dengan Dia.

4. Ia adalah sebuah Gereja yang menunjukkan rasa hormat

Dalam ayat 43 kata yang dipergunakan, "ketakutan", mempunyai pengertian segan atau terpesona. Pernah dikatakan tentang seorang tokoh besar Yunani, bahwa Ia berjalan melalui dunia ini seolah-olah itu merupakan sebuah kuil. Orang-orang Kristen hidup dalam sikap penghormatan, sebab dia tahu bahwa seluruh dunia ini merupakan kuil tempat kediaman Allah yang hidup.

5. Ia adalah sebuah Gereja dimana hal-hal dapat terjadi

Di sana ada tanda-tanda dan mukjizat (ay, 43). Jika kita mengharapkan sesuatu yang besar dari Allah dan mengusahakan sesuatu yang besar bagi Allah, maka hal itu akan terjadi. Lebih banyak hal dapat terjadi, bila kita percaya bahwa Allah dan kita bersama-sama dapat melakukannya.

6. Ia adalah sebuah Gereja yang berbagi (ay. 44-45)

Jemaat yang mula-mula mempunyai rasa tanggung jawab yang sungguh-sungguh, satu dengan yang lain. Seorang kristen yang tidak akan senang kalau dia mempunyai terlalu banyak sedangkan orang lain mempunyai terlalu sedikit.

7. Ia adalah sebuah Gereja yang menyembah (ay. 46)
Mereka tidak pernah lupa untuk datang kerumah Allah. Kita harus ingat bahwa "Allah tidak mengetahui apa-apa tentang agama yang tersembunyi". Sesuatu akan terjadi bila kita berkumpul. Roh Allah berada diatas para penyembah-Nya.

8. Ia adalah sebuah Gereja yang bersukacita (ay. 46)

Sukacita ada dalam gereja. Seorang Kristen yang murung adalah sebuah kontradiksi dalam definisi ini.

9. Ia adalah sebuah Gereja yang disukai orang lain
Ada dua kata dalam bahasa Yunani untuk istilah baik. Agathos,kata yang secara sederhana menggambarkan sebagai sesuatu yang baik. Kalos, berarti bukan saja baik, melainkan juga terlihat baik. Kebaikan inilah yang sangat menarik perhatian orang lain. Kekristenan yang sejati haruslah disukai orang. Banyak orang yang baik, tetapi kebaikannya tertutup oleh sesuatu yang tidak menyenangkan orang lain. Struthers Greenock pernah mengatakan bahwa kebaikan semacam itu akan menolong Greja lebih dari apa pun, yaitu jika orang-orang Kristen selalu menjadi sesuatu yang menyukakan orang lain. Pada masa Greja mula-mula. ada sesuatu yang menarik perhatian dalam diri umat Allah.

Lantas apakah sahabat sudah memenuhi Kriteria diatas ? 

Tuesday, January 26, 2016

Syarat Syarat Seorang Rasul




Kisah Para Rasul 1:21-26

"Jadi harus ditambahkan kepada kami seorang dari mereka yang senantiasa datang berkumpul dengan kami selama Tuhan Yesus bersama-sama dengan kami, yaitu mulai dari baptisan Yohanes sampai hari Yesus terangkat ke sorga meninggalkan kami, untuk menjadi saksi dengan kami tentang kebangkitan-Nya."
        Lalu mereka mengusulkan dua orang: Yusuf yang disebut Barsabas dan yang juga bernama Yustus, dan Matias. Mereka semua berdoa dan berkata: "Ya Tuhan, Engkaulah yang mengenal hati semua orang, tunjukkanlah kiranya siapa yang Engkau pilih dari kedua orang ini, untuk menerima jabatan pelayanan, yaitu kerasulan yang ditinggalkan Yudas yang telah jatuh ketempat yang wajar baginya." Lalu mereka membuang undi bagi kedua orang itu dan yang kena undi adalah Matias dan dengan demikian ia ditambahkan kepada bilangan kesebelas rasul itu.

Pertama, kita boleh melihat sepintas pada cara pemilihan seseorang untuk menggantikan kedudukan Yudas didalam bilangan para rasul. Buat kitam, hal ini agak janggal, yaitu dengan membuang undi. Akan tetapi, diantara orang Yahudi, hal ini biasa dilakukan, sebab semua tugas dan jabatan di dalam Bait Allah dilakukan melalui undian.

Cara yang biasa dilakukan ialah, nama-nama para calon dituliskan diatas sebuah batu. Batu-batu tersebut dimasukkan kedalam sebuh bejana. Kemudia, bejana itu diguncangkan sampai sebuah batu keluar. Nama yag tertulis pada batu yang pertama keluar tersebut adalah orang yang terpilih untuk jabatan tersebut.

Akan tetapi fakta utam dalam bagian ini ialah, ada dua kebenaran utama terpenting yang diberikan kepada kita.

Pertama, bagian ini menceritakan kepada kita tentang fungsi seorang rasul. Fungsi seorang rasul menjadi saksi mata dari kebangkitan, Tanda nyata seorang Kristen adalah bukan bahwa dia mengetahui tentang Yesus, melainkan dia mengeunal Yesus. Satu kesalahan mendasar dalam kekristenan ialah menghormati Yesus sebagai seseorang yang hidup dan yang mati, dimana kehidupan-Nya kita pelajari dan Sejarah-Nya kita baca. Yesus bukanlah seorang tokoh dalam sebuah buku. Dia adalah seseorang yang hidup, dan orang Kristen adalah seseorang yang seluruh hidupnya menjadi saksi bagi fakta, bahwa dia mengenal dan telah  bertemu dengan Tuhan yang telah bangkit itu.

Kedua, bagian ini menjelaskan kepada kita tentang syarat-syarat seorang rasul. Syarat seorang rasul ialah bahwa dia ada bersama-sama dengan Yesus. Seorang Kristen yang sungguh-sungguh adalah seseorang yang hidupnya hari lepas hari ada bersama-sama dengan Yesus. Dikatakan oleh John Brown dari Haddington, seorang pengkhotah besar, bahwa sering ketika sedang berkhotbah, dia berhenti sejenak seperti dia sedang mendengar suatu suara. Hieronimus menceritakan seorang tukang sepatu tua, yang pada suatu hari yang sangat dingin, membiarkan pintu tokonya terbuka. Pada saat ditanyakan, mengapa, dia menjawab, "Agar Dia dapat masuk kalau Dia sedang lewat." Kita sering berbicara tentang apa yang terjadi jikalau Yesus ada disini dan bagaimana berubahnya hidup kita jikalau Dia ada dalam rumah kita, dan pada saat kita bekerja.

Saya mendapati cerita seorang anak kecil dari Lady Acland yang ingin bertemu dengan Yesus. Lady Acland menceritakan bagaimana pada saat anak perempuannya yang masih kecil mempunyai watak tak menentu. Setelah kekacauan tersebut, dia dan anak perempuannya duduk di tangga untuk memperbaiki keadaan. Anak perempuannya berkata, "Saya mengharapkan Yesus akan datang dan tinggal dirumah kita selama-lamanya."

Akan tetapi, saya menyimpulkan, sebenarnya hal yang pasti bahwa Yesus ada disini sekarang. Seorang Kristen sejati, seorang rasul sejati, adalah seseorang yang tetap tinggal sepanjang hidupnya bersama Yesus Kristus.